Program Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) BINUS University kembali menunjukkan keterlibatannya dalam diskursus arsitektur nasional melalui partisipasi mahasiswa dalam ajang ARCH:ID 2026 yang berlangsung pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City. ARCH:ID merupakan forum dan pameran arsitektur terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama CIS Exhibition, serta menjadi ruang pertemuan bagi akademisi, praktisi, industri, dan generasi muda arsitektur untuk bertukar gagasan dan memperluas jejaring profesional.

 

Pada penyelenggaraan tahun ini, mahasiswa PPAr BINUS, Josua Rionaldo Tampubolon, turut ambil bagian dalam Pameran Karya Mahasiswa PPAr yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan ARCH:ID 2026. Pameran tersebut menampilkan berbagai gagasan, pendekatan desain, dan pemikiran arsitektural dari mahasiswa Program Pendidikan Profesi Arsitek dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kehadiran karya mahasiswa PPAr BINUS dalam forum nasional ini menjadi bentuk kontribusi akademik sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan kualitas pendidikan profesi arsitek yang dikembangkan oleh BINUS University kepada khalayak yang lebih luas.

Selain berpartisipasi dalam pameran, Josua juga terpilih sebagai salah satu panelis dalam sesi talkshow “Manifesto Arsitek Muda 2040: Pendidikan Profesi Arsitek atau Magister Arsitektur?” yang diselenggarakan pada 24 April 2026 di area Tetenger Tutur, ARCH:ID 2026. Diskusi ini menghadirkan perwakilan mahasiswa dan arsitek muda dari berbagai universitas di Indonesia untuk membahas arah pendidikan arsitektur di masa depan, khususnya dalam menjawab tantangan profesi arsitek menuju tahun 2040.

Dalam forum tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari relevansi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) dalam proses pembentukan kompetensi profesional, posisi program Magister Arsitektur dalam pengembangan keilmuan dan riset, hingga kebutuhan integrasi antara dunia akademik dan praktik profesional. Diskusi ini menjadi ruang refleksi bagi generasi muda arsitektur untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai jalur pendidikan yang paling relevan dalam menghadapi perubahan sosial, teknologi, dan lingkungan yang akan membentuk praktik arsitektur di masa depan.

Partisipasi mahasiswa PPAr BINUS dalam pameran maupun forum diskusi nasional ini mencerminkan komitmen program studi untuk mendorong mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya yang berkualitas, tetapi juga aktif terlibat dalam percakapan kritis mengenai perkembangan profesi arsitek di Indonesia. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai calon arsitek profesional yang mampu berkontribusi pada pembangunan lingkungan binaan yang lebih responsif, kolaboratif, dan berkelanjutan.